yang pernah

yang pernah


pernah kita berdiri pongah di tengah masa
menelanjangi kuburan waktu
pernah kita menggigil di ketinggian waktu
merobek tabir rahasia malam
pernah kita tersudut di kesendirian malam
menidurkan jiwa nan lelah
lalu
pernah kita sepakat membungkam alam
dengan gemuruh kemenangan
ketika kita bersama merantai matahari
ketika bersama kita memasung rembulan
pada bumi yang kita khianati

tiba-tiba suara-suara terdengar jelas
rekah tanah kering berbongkah
kerontang
bisikan-bisikan lembut
mengobrak-abrik gendang nurani
kering
kosong
sendiri
seonggok rasa meringkuk
berpeluk dingin angin kemarau
bau anyir darah yang tak lagi merah
di genggam tangan sebilah pisau menghitam
menelungkupkan akal bebal
bodoh

di tengah jalan
kumbang-kumbang hanya menghisap sisa embun
kembang-kembang kehilangan harumnya
bumi tergolek layu

bodoh


ckc : mn 1108

Komentar

Postingan Populer