balada bocah dan selembar kertas
balada bocah dan selembar kertas
bocah-bocah tanpa sandal berlari meneriaki langit
riang memanggil-manggil hujan yang tak kunjung turun
sementara
di ujung saung seorang bocah asik merenung
ditatapnya lekat-lekat gambar pada sesobek kertas
yang ia dapat dari halaman sebuah sekolah
jidatnya mengkerut rapat
bocah itu masih merenung
hingga hari berangsur senja
saat kambing-kambing gembalaannya harus dibawa pulang
sesobek kertas terlipat rapi diselipkan di tudung capilnya
ia melangkah pulang
dengan langit gelap di atas kepala
malam merambah terawang langit-langit
pijar gemintang nyalangkan mata
bocah itu
masih merenungi gambar yang lekat menempel di pelupuk mata
sebuah gambar hitam-putih dua dimensi
silindris runcing dengan jandela-jendela kecil
sirip-sirip lancip simetris
semburan api
asap-asap menggumpal yang tertinggal
di latar-belakang warna bulan sabit dan beberapa bintang
ah…
besuk aku akan membuat yang demikian
aku akan mengendarainya untuk menjumpai tuhan
di langit ke tujuh
seperti yang diajarkan guru ngajiku
agar aku bisa bertemu dengan emak dan bapak
malam larut
bocah itu pun tertidur
dengan selembar kertas lusuh masih di genggamnya
ckc : madiun 1208
bocah-bocah tanpa sandal berlari meneriaki langit
riang memanggil-manggil hujan yang tak kunjung turun
sementara
di ujung saung seorang bocah asik merenung
ditatapnya lekat-lekat gambar pada sesobek kertas
yang ia dapat dari halaman sebuah sekolah
jidatnya mengkerut rapat
bocah itu masih merenung
hingga hari berangsur senja
saat kambing-kambing gembalaannya harus dibawa pulang
sesobek kertas terlipat rapi diselipkan di tudung capilnya
ia melangkah pulang
dengan langit gelap di atas kepala
malam merambah terawang langit-langit
pijar gemintang nyalangkan mata
bocah itu
masih merenungi gambar yang lekat menempel di pelupuk mata
sebuah gambar hitam-putih dua dimensi
silindris runcing dengan jandela-jendela kecil
sirip-sirip lancip simetris
semburan api
asap-asap menggumpal yang tertinggal
di latar-belakang warna bulan sabit dan beberapa bintang
ah…
besuk aku akan membuat yang demikian
aku akan mengendarainya untuk menjumpai tuhan
di langit ke tujuh
seperti yang diajarkan guru ngajiku
agar aku bisa bertemu dengan emak dan bapak
malam larut
bocah itu pun tertidur
dengan selembar kertas lusuh masih di genggamnya
ckc : madiun 1208
Komentar