dongeng lacur
dongeng lacur
dari pertigaan menyebar penjuru
memenuh delapan mata angin
anak-anak malam memainkan musik tanpa nada
sepasang ruh masyuk di sudut sendang
tanpa cawat dan kelambu
sementara
kunang-kunang malu terbang membelah malam
hanya karena bintang di perutnya tak lagi bercahaya
maka malam pun sempurna
di tengah kampung
segerombolan mayat menari-nari dalam lingkaran
di tengahnya seorang sinden mendendangkan lagu tanpa syair
dengus-dengus nafas tanpa aroma menyebar
menjelagakan malam
mereka masih menari dalam ritme tanpa ketukan
arak menguasai mulut dan kepala mereka
sebuah pondok kecil di ujung halaman berpagar perdu
seorang lelaki paro-baya dengan jenggot dan rambut gondrong
duduk bersila
di depannya sebuah tungku mengepulkan asap tebal
aroma kemenyan mengajak lebih dalam menekuk leher
di sampingnya perawan dan jejaka
menanti penuh harap
sebuah pesan datang dari cawan penuh kembang
tiba-tiba kokok ayam menyalak ufuk
membangunkan matahari yang tak perduli
ada prosesi yang belum selesai
bersama lahirnya seorang bayi laki-laki
dengan rajah lurus melintang di telapak tangan kiri
dari seorang ibu tak bersuami
sebuah dongeng baru dimulai
sebuah dongeng lacur
sebuah realita yang tak perlu dicerna
ckc: mn 0109
dari pertigaan menyebar penjuru
memenuh delapan mata angin
anak-anak malam memainkan musik tanpa nada
sepasang ruh masyuk di sudut sendang
tanpa cawat dan kelambu
sementara
kunang-kunang malu terbang membelah malam
hanya karena bintang di perutnya tak lagi bercahaya
maka malam pun sempurna
di tengah kampung
segerombolan mayat menari-nari dalam lingkaran
di tengahnya seorang sinden mendendangkan lagu tanpa syair
dengus-dengus nafas tanpa aroma menyebar
menjelagakan malam
mereka masih menari dalam ritme tanpa ketukan
arak menguasai mulut dan kepala mereka
sebuah pondok kecil di ujung halaman berpagar perdu
seorang lelaki paro-baya dengan jenggot dan rambut gondrong
duduk bersila
di depannya sebuah tungku mengepulkan asap tebal
aroma kemenyan mengajak lebih dalam menekuk leher
di sampingnya perawan dan jejaka
menanti penuh harap
sebuah pesan datang dari cawan penuh kembang
tiba-tiba kokok ayam menyalak ufuk
membangunkan matahari yang tak perduli
ada prosesi yang belum selesai
bersama lahirnya seorang bayi laki-laki
dengan rajah lurus melintang di telapak tangan kiri
dari seorang ibu tak bersuami
sebuah dongeng baru dimulai
sebuah dongeng lacur
sebuah realita yang tak perlu dicerna
ckc: mn 0109
Komentar